FTI Festival! 

http://fti Festival 2014

Pusat Sumber Belajar 


Foto LDKS 2012

Web MAN 9 Jakarta masih dalam tahap pengembangan dan pengisian konten, mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Catur Yoga M
Flag Counter
free counters

Kategori Berita 

Kurikulum MAN 9 Jakarta

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional, tujuan pendidikan menengahdan tujuan satuan pendidikan serta kesesuaian dengan karakteristik, kondisi dan potensi  satuan pendidikan dan peserta didik.

Dalam Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mewajibkan tiap sekolah/madrasah mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) secara mandiri. KTSP dapat diartikan sebagai kurikulum operasional yang disusun  dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. KTSP merupakan salah satu bentuk realisasi kebijakan desentralisasi di bidang pendidikan agar kurikulum benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengembangan potensi peserta didik di sekolah/madrasah dengan mempertimbangkan kepentingan lokal, nasional, dan tuntutan global. Sejalan dengan semangat Manajemen Berbasis Sekolah/Madrasah, maka MAN 9 Jakarta mengembangkan Kurikulum MAN 9 Jakarta yang dijadikan pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan di MAN 9 Jakarta.

Pengembangan KTSP yang mengacu pada standar nasional pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional.       

Standar Nasional Pendidikan terdiri atas :

1.    Standar Isi

2.    Standar Proses

3.    Standar Kompetensi Lulusan

4.    Standar Pendidik dan Kepedidikan

5.    Standar Sarana dan Prasarana

6.    Standar Pengelolaan

7.    Standar Pembiayaan

8.    Standar Penilaian  

Kurikulum MAN 9 Jakarta dikembangkan oleh Tim Pengembang Kurikulum (TPK) yang diberikan tugas oleh Kepala Madrasah untuk menyusun KTSP sebagai bentuk implementasi dari kondisi ideal suatu satuan pendidikan yang mengacu kepada delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP), yang didahului oleh suatu  kegiatan kerja oleh seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dengan melakukan analisis konteks dari delapan Standar Nasional Pendidikan.

Dalam  Kurikulum Madrasah Aliyah Negeri 9 Jakarta diintegrasikan pendidikan kecakapan hidup (life skill) meliputigeneral life skill (kecakapan Generik) terdiri dari kecakapan personal (personal skill) yang mencakup kecakapan memahami diri (self awareness skill) dan kecakapan berfikir (Thinking skill), serta kecakapan sosial         (sosial skill) yang mencakup kecakapan berkomunikasi (comunication skill) dan kecakapan bekerjasama (colaboration skill), dan specific life skill (kecakapan spesifik) yang terdiri kecakapan akademik (academic skill) dan kecakapan vokasional                 (vocational skill). Selain itu diintegrasikan pula pendidikan karakter bangsa melalui semua mata pelajaran yang dituangkan pada silabus dan Rencana Pelaksanaan pembelajaran ( RPP).

Tujuan penyusunan Kurikulum MAN 9 Jakarta ini sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan di MAN 9 Jakarta. Penyelenggaraan pendidikan di MAN 9 Jakarta dapat dinyatakan berhasil apabila proses pembelajaran di MAN 9 Jakarta mampu membentuk pola perilaku peserta didik yang sesuai dengan visi, misi, dan tujuan madrasah, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran dan penilaian. Proses pembelajaran yang demikian memerlukan persiapan yang matang dan terencana dengan baik.


STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A.  Struktur Kurikulum

1. Struktur Kurikulum MAN 9 Jakarta

  Struktur kurikulum MAN 9 Jakarta memuat kelompok mata pelajaran berdasarkan Peraturan Pemerintah  Nomor 19/2005 tentang SNP pasal 6 ayat (1) yang menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum,kejuruan,dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri dari :

  1. Kelompok mata pelajaran agama dan ahklak mulia
  2. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan kepribadian
  3. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
  4. Kelompok mata pelajaran estetika
  5. Kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan

             Cakupan setiap kelompok mata pelajaran disajikan dalam tabel 1 berikut  :

Tabel 1 : Cakupan kelompok mata pelajaran

No

Kelompok Mata Pelajaran

Cakupan

1.

Agama dan Akhlak Mulia

 

 

 

Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.

2.

Kewarganegaraan dan Kepribadian

Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.

Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

3.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk mengenal, menyikapi, dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menanamkan kebiasaan berpikir dan berperilaku ilmiah yang kritis, kreatif dan mandiri.

Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA/MA/SMALB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.

Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK/MAK dimaksudkan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi, membentuk kompetensi, kecakapan, dan kemandirian kerja.

4.

Estetika

Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.

5.

Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat.

Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat.

Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMA/MA/SMALB/SMK/MAK dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat.

Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

Jumlah rombongan belajar berjumlah 15 rombongan belajar. Kelas X merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik terdiri dari 5 rombongan belajar, Kelas XI terdiri dari 5 rombongan belajar yaitu 1 rombongan belajar program Keagamaan dan 2 rombongan belajar IPA dan 2 rombongan belajar IPS, sedangkan kelas XII terdiri dari2 rombongan belajar program IPA dan 3 rombongan belajar IPS.

MAN 9 Jakarta menggunakan sistem paket disusun berdasarkan Permenag RI No.2 Tahun 2008 dan Permendiknas RI No.22 Tahun 2006, untuk semua tingkatan kelas.

       1.Struktur kurikulum kelas X terdiri atas :

1.1. 20 mata pelajaran

1.2. Muatan lokal adalahPendidikan kesejahteraan keluarga (PKK)

1.3. Alokasi waktu satu jam pelajaran adalah 45 menit

1.4. Minggu efektif semester ganjil 17 minggu dan semester genap 19 minggu

1.5. Adanya penambahanjam pelajaran sebanyak 1 jam pelajaran  untuk mata pelajaran Fisika dan Geografi pada semester ganjil dan semester genap.

1.6.  Adanya penambahan jam untuk mata pelajaran bahasa Arab dan bahasa Inggris sebanyak 1 jam pelajaran guna pendalaman muhadasah dan conversation pada semester ganjil dan semester genap.

1.7. Jumlah jam satu minggu adalah 48 jam pelajaran

1.8. Adanya Program matrikulasi untuk mata pelajaran Matematika,Bahasa Arab dan BTA (baca tulis Al Quran) selama 2 semester penuh.

1.9. Pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan  pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, pengembangan karier peserta didik, dan juga dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstra kurikuler.

 

 

 

 

Tabel 2 : Struktur kurikulum kelas X MAN 9 Jakarta

 
     

Komponen

Alokasi Waktu

Semester I

Semester II

A.  Mata Pelajaran

 

 

1.        Pendidikan Agama :

 

 

       a.         Qur’an Hadits

2

2

       b.         Aqidah Akhlak

2

2

       c.         Fiqih

2

2

       d.         Sejarah Kebudayaan Islam

-

-

2.     Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

3.     Bahasa Indonesia

4

4

4.     Bahasa Arab / Muhadasah

2+1

2+1

5.     Bahasa Inggris / Conversation

4+1

4+1

6.     Matematika

4

4

7.     Fisika

2+1

2+1

8.     Biologi

2

2

9.     Kimia

2

2

10.   Sejarah

1

1

11.   Geografi

1+1

1+1

12.   Ekonomi

2

2

13.   Sosiologi

2

2

14.   Seni Budaya

2

2

15.   Pendidikan Jasmani, Olahraga dan  Kesehatan

2

2

16.   Teknologi Informasi dan Komunikasi

2

2

17.   Keterampilan (Bahasa Jepang)

2

2

B.   Muatan Lokal  (PKK)

2

2

C.   Pengembangan Diri *)

  2*

  2*

Jumlah

48

48

       

*) Bukan mata pelajaran, dan di luar jadwal mata pelajaran

1.2. Struktur Kurikulum kelas XI dan XII Program IPA

Struktur kurikulum kelas XI  dan XII Program IPA terdiri atas :

1.2.1. Jumlah Mata Pelajaran adalah 17 mata pelajaran

1.2.2. Muatan lokal adalah  Pendidikan kesejahterahan Keluarga (PKK)

1.2.3. Alokasi waktu satu jam pelajaran adalah 45 menit

1.2.4. Minggu efektif semester ganjil 17 minggu dan semester genap 19 minggu

1.2.5. Penambahan 1 jam pelajaran pada mata pelajaran Fisika pada semester ganjil dan genap  di kelas XI IPA dan XII IPA.

1.2.6. Adanya penambahan jam pelajaran untuk mata pelajaran bahasa Arab dan bahasa Inggris sebanyak 1 jam pelajaran guna pendalaman muhadasah dan conversation di kelas XI IPA dan XII IPA.

1.2.7. Jumlah jam pelajaran dalam 1 minggu = 48 jam pelajaran

1.2.8. Pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan  pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, pengembangan karier peserta didik, dan juga dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstra kurikuler.

            Tabel 3 : Struktur kurikulum kelas XI IPA dan XII IPA

         

Komponen

Alokasi Waktu

Kelas XI

Kelas XII

SMT 1

SMT 2

SMT 1

SMT 2

A.  Mata Pelajaran

 

 

 

 

1.     Pendidikan Agama :

 

 

 

 

      a.         Qur’an Hadits

2

2

2

2

      b.         Aqidah Akhlak

2

2

-

-

      c.         Fiqih

2

2

2

2

      d.         Sejarah Kebudayaan Islam

-

-

2

2

2.     Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

2

3.     Bahasa Indonesia

4

4

4

4

4.     Bahasa Arab / Muhadasah

2+1

2+1

2+1

2+1

5.     Bahasa Inggris / Conversation

4+1

4+1

4+1

4+1

6.     Matematika

4

4

4

4

7.     Fisika

4+1

4+1

4+1

4+1

8.     Biologi

4

4

4

4

9.     Kimia

4

4

4

4

10.   Sejarah

1

1

1

1

11.   Seni Budaya

2

2

2

2

12.   Pendidikan Jasmani dan  kesehatan

2

2

2

2

13.   Teknologi Informasi &  Komunikasi

2

2

2

2

14.   Keterampilan/Bahasa Jepang

2

2

2

2

B.   Muatan Lokal (PKK)

2

2

2

2

C.   Pengembangan Diri *)

   2*

  2*

  2*

  2*

Jumlah

48

48

48

48

*) Bukan mata pelajaran, dan di luar jadwal mata pelajaran

1.3. Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII program IPS

1.3.1. Jumlah mata pelajaran adalah 17 mata pelajaran

1.3.2. Muatan lokal adalah  Pendidikan Kesejahterahan Keluarga (PKK)

1.3.3. Alokasi waktu satu jam pelajaran adalah 45 menit

1.3.4. Minggu efektif semester ganjil 17 minggu dan semester genap 19 minggu

1.3.5. Penambahan jam pelajaran untuk mata pelajaran bahasa Arab sebanyak 1 jam pelajaran pada semester ganjil dan genap guna pendalaman muhadasah di kelas XI IPS.

1.3.7. Penambahan jam pelajaran untuk mata pelajaran bahasa Inggris sebanyak 1 jam pelajaran pada semester ganjil dan genap guna pendalaman Conversation di kelas XI IPS dan XII IPS.

1.3.6. Penambahan jam sebanyak 1 jam pelajaran pada mata pelajaran Geografi pada semester ganjil dan genap di kelas XII IPS.

1.3.6. Penambahan jam sebanyak 1 jam pelajaran pada mata pelajaran Ekonomi pada semester ganjil dan genap di kelas XI IPS dan XII IPS.

1.3.7.  Jumlah jam pelajaran 1 minggu = 48 jam pelajaran

1.3.8. Pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan  pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, pengembangan karier peserta didik, dan juga dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstra kurikuler.

Tabel 4 : Struktur kurikulum kelas XI IPS dan XII IPS

         

Komponen

Alokasi Waktu

Kelas XI

Kelas XII

SMT 1

SMT 2

SMT 1

SMT 2

A.  Mata Pelajaran

 

 

 

 

1.   Pendidikan Agama :

 

 

 

 

    a.      Qur’an Hadits

2

2

2

2

    b.      Aqidah Akhlak

2

2

-

-

    c.       Fiqih

2

2

2

2

    d.      Sejarah Kebudayaan Islam

-

-

2

2

2.   Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

2

3.   Bahasa Indonesia

4

4

4

4

4.   Bahasa Arab / Muhadasah

2+1

2+1

2

2

5.   Bahasa Inggris / Conversation

4+1

4+1

4+1

4+1

6.   Matematika

4

4

4

4

7.   Sejarah

3

3

3

3

8.   Geografi

3

3

3+1

3+1

9.   Ekonomi

4+1

4+1

4+1

4+1

10.   Sosiologi

3

3

3

3

11.   Seni Budaya

2

2

2

2

12.   Pendidikan Jasmani,  dan  Kesehatan

2

2

2

2

13.   Teknologi Informasi dan Komunikasi

2

2

2

2

14.   Keterampilan/Bahasa Jepang

2

2

2

2

B.   Muatan Lokal(PKK)

2

2

2

2

C.   Pengembangan Diri *)

  2*

  2*

  2*

  2*

Jumlah

48

48

48

48

*) Bukan mata pelajaran, dan di luar jadwal mata pelajaran

 

1.4. Sruktur kurikulum  kelas XI Program Keagamaan dan kelas XII Program Keagamaan.

Struktur kurikulum kelas XI dan XII Program Keagamaan adalah  :

1.4.1. Jumlah mata pelajaran adalah 17 mata pelajaran

1.4.2. Muatan lokal adalah Pendidikan Kesejahterahan Keluarga (PKK)

1.4.3.  Alokasi waktu satu jam pelajaran adalah 45 menit

1.4.4. Minggu efektif semester ganjil 17 minggu dan semester genap 19 minggu.

1.4.5. Penambahan jam pelajaran untuk mata pelajaran bahasa Arab sebanyak 2 Jam pelajaran guna pendalaman Muhadasah di kelas XI Program Keagamaan.

1.4.6. Penambahan jam sebanyak 1 jam pelajaran untuk mata pelajaran Bahasa Inggris guna pendalaman Conversation di kelas XI Program Keagamaan.

1.4.7. Jumlah jam pelajaran per minggu = 48 jam pelajaran

1.4.8.  Pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan  pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, pengembangan karier peserta didik, dan juga dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstra kurikuler.

 

 

 

 

 

 

Tabel 5 : Struktur kurikulum kelas XI dan XII Program Keagamaan

         

Komponen

Alokasi Waktu

Kelas XI

Kelas XII

SMT 1

SMT 2

SMT 1

SMT 2

A.   Mata Pelajaran

 

 

 

 

1.      Pendidikan Agama :

 

 

 

 

      a.        Akhlak

3

3

3

3

      b.        Sejarah Kebudayaan Islam

2

2

2

2

2.    Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

2

3.    Bahasa Indonesia

4

4

4

4

4.    Bahasa Arab / Muhadasah

4+2

4+2

4

4

5.    Bahasa Inggris / Conversation

4+1

4+1

4

4

6.    Matematika

4

4

4

4

7.    Seni Budaya

2

2

2

2

8.    Pendidikan Jasmani,  dan  Kesehatan

2

2

2

2

9.    Tafsir

3

3

3

3

10.   Hadist

3

3

3

3

11.   Fiqih

3

3

3

3

12.   Ilmu Kalam

3

3

3

3

13.   Teknologi Informasi dan Komunikasi

2

2

2

2

14.   Keterampilan/Bahasa Jepang

2

2

2

2

B.   Muatan Lokal

2

2

2

2

C.   Pengembangan Diri *)

  2*

  2*

  2*

  2*

Jumlah

48

48

45

45

*) Bukan mata pelajaran, dan di luar jadwal mata pelajaran

B. Muatan Kurikulum

       Muatan kurikulum MAN 9 Jakarta meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang ditetapkan oleh BSNP, dan muatan lokal yang dikembangkan oleh madrasah serta kegiatan pengembangan diri.

 

 

1. Mata pelajaran

Mata pelajaran terdiri dari mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan  sebagai berikut :

a.    Mata pelajaran wajib terdiri atas: Pendidikan Agama terdiri dari Al Quran Hadits, Aqidah Akhlaq, dan Fiqih, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Sejarah, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Penjasmani, Seni dan Budaya, TIK

b. Mata Pelajaran Program. Mata pelajaran pilihan ini disesuaikan dengan Program/jurusan yang diadakan di MAN 9 Jakarta terdiri atas: Tafsir, Hadist, Fikih, Ilmu kalam untuk Program Keagamaan, Fisika, Kimia, Biologi untuk Program IPA dan Ekonomi, Geografi, Sosiologi untuk Program IPS.

2. Muatan Lokal

            Muatan lokal yang diadakan di MAN 9 Jakarta adalah Pendidikan kesejahterahan keluarga (PKK) untuk semua tingkatan kelas yaitu kelas X, XI Program Keagamaan, IPA dan IPS serta kelas XII IPA dan IPS.

2.1. Latar belakang.

Tidak semua lulusan MAN 9 dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sebagian di antaranya harus memasuki dunia kerja atau bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri. Untuk itu diperlukan materi pendidikan yang mampu memberi pengalaman belajar yang dapat mengembangkan kecakapan hidup siswa (life skills). 

Mata pelajaran PKK sebagai muatan lokal, dipilih satuan pendidikan setelah mempertimbangkan minat bakat peserta didik serta potensi lokal, lingkungan bu.daya, kondisi ekonomi dan kebutuhan daerah. Melalui mata pelajaran keterampilan, peserta didik dapat melakukan interaksi dengan produk kerajinan dan teknologi untuk dapat menghasilkan karya berbagai jenis produk kerajinan maupun produk teknologi.

2.2.Tujuan pembelajaran PKK

Mata pelajaran PKK l bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.

1.    Mampu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan membuat berbagai produk kerajinan dan produk teknologi yang berguna bagi kehidupan manusia

2.    Memiliki rasa estetika, apresiasi terhadap produk kerajinan, produk teknologi, dan artefak dari berbagai wilayah Nusantara maupun dunia

3.    Mampu mengidentifikasi potensi daerah setempat yang dapat dikembangkan melalui kegiatan kerajinan dan pemanfaatan teknologi sederhana

4.    Memiliki sikap profesional dan kewirausahaan.

2.3. Ruang lingkup Muatan lokal PKK

 Ruang lingkup mata pelajaran PKK meliputi aspek-aspek sebagai berikut.

1.    Keterampilan kerajinan

2.    Pemanfaatan teknologi sederhana yang meliputi teknologi rekayasa, teknologi budidaya dan teknologi pengolahan

3.    Kewirausahaan.

Struktur pengetahuan dalam mata pelajaran PKK terdiri dari jenis, bentuk, cara kerja dan fungsi kerajinan dan teknologi. Pembelajaran mata pelajaran ini berintegrasi dengan pengetahuan yang telah diperoleh peserta didik dalam mata pelajaran lain.

2.4. Standar Kompetensi / Kompetensi Dasar PKK

 

Kelas/Semester

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

X/1

1.   Mengapresiasi benda kerajinan tapestry

1.1      Mengenal berbagai produk kerajinan tapestry

1.2      Mengapresiasi keterampilan teknis kerajinan tapestry

2.   Membuat benda kerajinan tapestry

2.1   Merencanakan prosedur kerja pembuatan benda kerajinan dengan teknik tapestry

 

 

 

 

 

2.2   Mendesain kerajinan tapestry untuk fungsi ekspresi/hias

 

2.3   Membuat benda kerajinan tapestry untuk fungsi ekspresi/hias

 

2.4      Membuat kemasan benda kerajinan tapestry untuk dipamerkan atau dijual

X/2

3.   Mengapresiasi benda kerajinan dengan teknik pembentukan manual

3.1      Mengenal berbagai produk kerajinan dengan teknik pembentukan manual

 

3.2      Mengapresiasi keterampilan teknis kerajinan dengan teknik pembentukan manual

4.   Membuat benda kerajinan dengan teknik pembentukan manual

 

 

4.1    Merencanakan prosedur kerja pembuatan benda kerajinan dengan teknik dengan teknik pembentukan manual

4.2   Mendesain kerajinan dengan teknik pembentukan manual untuk fungsi ekspresi/hias

4.3   Membuat benda kerajinan dengan teknik pembentukan manual untuk fungsi ekspresi/hias

4.4      Membuat kemasan benda kerajinan dengan teknik pembentukan manual untuk dipamerkan atau dijual

 

XI/1

5.Mengapresiasi benda kerajinan dengan teknik celup ikat dan atau teknik batik

 

5.1  Mengenal berbagai produk kerajinan dengan teknik celup ikat dan atau teknik batik

5.2  Mengapresiasi keterampilan teknis kerajinan dengan teknik celup ikat dan atau teknik batik

6.    Membuat benda kerajinan dengan teknik celup ikat dan atau teknik batik

 

 

6.1 Merencanakan prosedur kerja pembuatan benda kerajinan dengan teknik celup ikat dan atau teknik batik

6.2 Mendesain kerajinan dengan teknik celup ikat dan atau teknik batik untuk fungsi ekspresi/hias

6.3 Membuat benda kerajinan dengan teknik celup ikat dan atau teknik batik untuk fungsi ekspresi/hias

6.4  Membuat kemasan benda kerajinan dengan teknik celup ikat dan atau teknik batik untuk dipamerkan atau dijual

XI/2

7.      Mengapresiasi benda kera-jinan dengan menggunakan bahan keras alami dengan berbagai teknik

 

7.1  Mengenal berbagai produk kerajinan dengan menggunakan bahan keras alami dengan berbagai teknik

7.2  Mengapresiasi keterampilan teknis kerajinan dengan menggunakan bahan keras alami dengan berbagai teknik

8.      Membuat benda kerajinan dengan menggunakan bahan keras alami dengan berbagai teknik

 

 

 

 

8.1 Merencanakan prosedur kerja pembuatan benda kerajinan dengan menggunakan bahan keras alami dengan berbagai teknik

8.2 Mendesain kerajinan dengan teknik celup ikat dan atau teknik batik untuk fungsi ekspresi/hias

8.3 Membuat benda kerajinan dengan menggunakan bahan keras alami dengan berbagai teknik untuk fungsi ekspresi/hias

8.4  Membuat kemasan benda kerajinan dengan menggunakan bahan keras alami dengan berbagai teknik untuk dipamerkan atau dijual

XII/1

9.   Mengapresiasi benda kera-jinan dengan menggunakan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi

 

 

9.1 Mengenal berbagai produk kerajinan dengan menggunakan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi

9.2  Mengapresiasi keterampilan teknis kerajinan dengan menggunakan teknik potong sam-bung dan atau teknik potong konstruksi

10.   Membuat benda kerajinan dengan menggunakan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi

 

 

10.1  Merencanakan prosedur kerja pembuatan benda kerajinan dengan menggunakan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi

10.2  Mendesain kerajinan dengan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi untuk fungsi ekspresi/hias

10.3  Membuat benda kerajinan dengan menggunakan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi untuk fungsi ekspresi/hias

10.4  Membuat kemasan benda kerajinan dengan menggunakan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi untuk dipamerkan atau dijual

XII/2

11.   Mengapresiasi benda kerajinan dengan menggunakan teknik sayat dan ukir

 

11.1     Mengenal berbagai produk kerajinan dengan menggunakan teknik sayat dan ukir

11.2     Mengapresiasi keterampilan teknis kerajinan dengan menggunakan teknik sayat dan ukir

12. Membuat benda kerajinan dengan menggunakan teknik sayat dan ukir

12.1   Merencanakan prosedur kerja pembuatan benda kerajinan dengan menggunakan bahan keras alami maupun buatan yang menerapkan motif tradisional, mancanegara maupun modifikasinya, menggunakan teknik sayat dan ukir 

 

 

 

 

12.2   Mendesain kerajinan dengan bahan keras alami maupun buatan yang menerapkan motif tradisional, mancanegara maupun modifikasinya, menggunakan teknik sayat dan ukir 

12.3   Membuat benda kerajinan dengan menggunakan bahan keras alami maupun buatan yang menerapkan motif tradisional, mancanegara maupun modifikasinya, menggunakan teknik sayat dan ukir 

12.4   Membuat kemasan benda kerajinan dengan menggunakan bahan keras alami maupun buatan yang menerapkan motif tradisional, mancanegara maupun modifikasinya, menggunakan teknik sayat dan ukir  untuk dipamerkan atau dijual

 

2.5. Strategi pelaksanaan muatan lokal PKK

Pembelajaran Muatan lokal  PKK dilakukan dengan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) dan Cooperative Learning yang dilengkapi dengan praktek lapangan untuk peserta didik kelas X, XI dan XII.